Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja KKM UNDAR Kelompok G yang berfokus pada penguatan budaya literasi di lingkungan pendidikan desa. Kehadiran mobil perpustakaan keliling menjadi daya tarik utama karena membawa ratusan koleksi buku bacaan anak dan remaja dengan beragam tema, mulai dari cerita bergambar, pengetahuan umum, hingga buku motivasi belajar.
Sejak mobil perpustakaan tiba di lokasi sekolah, para siswa tampak antusias. Mereka berbondong-bondong memilih buku yang diminati, lalu membaca secara mandiri maupun berkelompok di area yang telah disiapkan. Mahasiswa KKM turut mendampingi dan membantu siswa memahami isi bacaan melalui diskusi ringan dan tanya jawab sederhana.
Program literasi ini dikemas secara interaktif agar tidak terasa seperti kegiatan belajar formal. Selain membaca bersama, mahasiswa juga mengajak siswa menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca. Metode ini dinilai efektif untuk melatih pemahaman sekaligus keberanian berbicara di depan teman-teman mereka.
Koordinator KKM UNDAR Kelompok G, Wahyu Adi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai respons atas tantangan literasi di tingkat desa, terutama terkait keterbatasan akses bahan bacaan dan rendahnya kebiasaan membaca di kalangan pelajar. Menurutnya, kolaborasi dengan perpustakaan keliling menjadi solusi cepat dan tepat untuk mendekatkan buku kepada siswa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan pengalaman membaca yang menyenangkan. Harapannya, anak-anak tidak hanya membaca saat kegiatan berlangsung, tetapi juga tumbuh kebiasaan untuk mencari dan membaca buku di kemudian hari,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. Kepala SDIT Segodorejo, Ahmad Kholil, menilai program literasi kolaboratif ini sangat membantu sekolah dalam memperkaya variasi bahan bacaan siswa. Ia melihat langsung perubahan suasana belajar yang lebih hidup saat kegiatan berlangsung.
“Anak-anak terlihat sangat bersemangat. Buku yang beragam membuat mereka tidak cepat bosan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan karena dampaknya terasa dalam menumbuhkan minat baca,” katanya.
Melalui program ini, mahasiswa KKM UNDAR tidak hanya menjalankan pengabdian masyarakat, tetapi juga menjadi penghubung kolaborasi antara sekolah dan instansi pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem literasi desa dan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.
*[Divisi Publikasi dan Dokumentasi, KKM Desa Segodorejo, Sumobito, Periode 1 TA. 2025/2026, UNDAR Jombang]

0 Komentar
Thanks for your visiting and comments!