JOMBANG. PENCANGKUL.COM - Universitas Darul ‘Ulum (Undar) Jombang resmi menjalin kerja sama dengan Wonosalam Agro Eduwisata (WAE) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan sektor pertanian terpadu di lahan seluas 8 hektare, pada Sabtu (25/04/2026) di Pendopo WAE di kawasan Kampung Baru, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan dunia akademik dengan praktik lapangan, khususnya dalam pengembangan pertanian berbasis edukasi, riset, dan pemberdayaan masyarakat.
Rektor Universitas Darul ‘Ulum Jombang, Prof. Dr. Amir Malik Abitolkha, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa lahan seluas 8 hektare tersebut akan dimanfaatkan sebagai laboratorium lapangan bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa dari fakultas pertanian sekaligus pusat inovasi pertanian.
“Kerja sama ini bukan hanya sebatas MoU, tetapi menjadi langkah konkret untuk menghadirkan pendidikan yang aplikatif. Mahasiswa akan terlibat langsung dalam pengelolaan pertanian, mulai dari budidaya hingga pemasaran hasil,” ujarnya.
Lebih lanjut, rektor berharap sinergi ini mampu melahirkan inovasi di bidang pertanian, khususnya dalam pengembangan komoditas unggulan lokal Wonosalam seperti durian yang memiliki potensi besar di pasar.
Sementara itu, pemilik Wonosalam Agro Eduwisata, Heru Irianto, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis dalam mendukung kegiatan akademik dan penelitian yang dilakukan oleh civitas akademika Undar.
“Kami melihat potensi besar dari kolaborasi ini. Dengan dukungan akademisi, pengelolaan lahan pertanian akan semakin terarah, berbasis ilmu pengetahuan, dan memiliki nilai tambah. Harapannya, ini juga bisa menjadi contoh model agrowisata edukatif yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengembangan lahan 8 hektare tersebut akan difokuskan pada sistem pertanian terpadu, mulai dari tanaman perkebunan sampai peternakan, serta kalau memungkinkan pengembangan produk olahan berbasis hasil pertanian.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program lanjutan, seperti penelitian bersama, praktik kerja lapangan, hingga pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas lahan melalui penerapan teknologi dan inovasi pertanian.
Dengan adanya sinergi antara dunia pendidikan dan pelaku usaha, pengembangan pertanian di kawasan Wonosalam diharapkan semakin maju dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran sektor pertanian sebagai penopang ekonomi daerah.


0 Komentar
Thanks for your visiting and comments!