Senin, 20 Desember 2021

Secuil Potret Konsumsi Jeroan

MASYARAKAT Indonesia pada umumnya masih menjadikan jeroan sebagai bagian pola konsumsi pangannya. Bahkan selama ini Indonesia masih mendatangkan atau mengimpor jeroan sapi untuk memenuhi permintaan dalam negeri. Secara umum juga menunjukan peningkatan dalam jumlah konsumsinya. Hal ini bisa saja disebabkan karena daya beli masyarakat terhadap daging yang rendah sehingga jeroan sebagai penggantinya. Selain dikonsumsi langsung, jeroan juga digunakan sebagai bahan masakan soto babat, nasi goreng, sate jeroan, sambal goreng, keripik usus, dan sebagainya. Pada umumnya jeroan sapi, kambing dan ayam merupakan pilihan yang sangat populer bagi masyarakat Indonesia.

Selasa, 30 November 2021

Sekerat Pola Konsumsi Daging Kerbau

DALAM beberapa tahun terakhir, khususnya sebelum Covid 19 melanda, negara kita selalu melakukan importasi daging kerbau. Tujuan utamanya, selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat juga untuk mengintervensi (menurunkan) harga daging sapi yang selama ini seringkali melangit. Terlepas dari hal tersebut, tentu ini akan menjadikan masyarakat kita memiliki banyak varian dan pilihan baru dalam mengonsumsi daging. Namun demikian, salah satu persoalan yang muncul adalah  tidak semua masyarakat Indonesia familiar dengan daging kerbau. Merujuk pada data susenas dari 2005-2017 tingkat partisipasi konsumsi masyarakat dalam mengonsumsi daging kerbau hanya berkisar satu persen dan tingkat konsumsinya tak lebih dari 250 gram per kapita per tahun. 

Jumat, 01 Oktober 2021

Daya Kopi Ekselsa Wonosalam

SELAMA ini orang mengenal kawasan Wonosalam, Kabupaten Jombang sebagai salah satu sentra durian di Jawa Timur. Tidak salah memang karena Wonosalam juga menghasilkan durian Bido, durian endemik yang telah diakui keunggulannya oleh kementerian pertanian sejak 2006 lalu melalui SK Mentan No. 340/Kpts/SR.120/5/2006. Namun demikian, Wonosalam juga dikenal sebagai kawasan penghasil kopi terutama kopi ekselsa yang sangat melegenda.

Minggu, 08 Agustus 2021

Sepotong Potret Konsumsi Daging Kambing

Foto: resepkoki.id
SELAIN daging sapi dan kerbau, daging kambing (juga domba) adalah produk peternakan yang populer dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Apatah lagi menjelang Idul Adha seperti saat ini. Tidak saja soal ekonomi produksinya tetapi juga terkait dengan pola pangan masyarakat yang mengonsumsi daging kambing. Namun demikian, secara persentase, porsi daging kambing sebagai sumber protein hewani dari kelompok daging masih kalah dari daging ayam dan daging sapi. Sementara secara kuantitas, tingkat konsumsi daging kambing (juga domba) sampai 2019 menurut data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) mencapai rerata 0,44 kilogram/kapita/tahun. Angka ini kurang dari setengah konsumsi masyarakat Malaysia yang mencapai 1,27  kilogram/tahun/kapita. 

Kamis, 29 Oktober 2020

Menyikapi Pesona "Janda Bolong"

Sumber: detik.com
BEBERAPA bulan terakhir pasar tanaman hias diramaikan dengan melonjaknya harga bunga Monstera adansonii atau yang lebih dikenal dengan Janda Bolong. Kenaikannya sangat fantastis dan nyaris tak logis. Bagaimana tidak, harga bunga Janda Bolong bisa mencapai jutaan rupiah dengan akumulasi helai daunnya. Harga di pasaran saat ini, menurut beberapa teman petani bunga dan di beberapa marketplace ada beberapa jenis Janda Bolong yang dihargai sampai belasan juta rupiah per lembar daunnya, seperti jenis Monstera obliqua. Sementara jenis Monstera mint dan terutama Variegata angkanya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...